KONTRAK
PERKULIAHAN
Nama Mata Kuliah : Asuhan Kegawatdaruratan Maternal dan Neonatal
Kode Mata Kuliah : BD. 411
SKS :
6 (T:4, P:2)
Dosen Mata Kuliah : Harnita Rasyid
Semester/Tahun Akademik : Ganjil, 2014/2015
Hari dan Jam Pertemuan : Senin, 08.00-11.00 Wita
Tempar Pertemuan : Ruangan STIKes Mega Rezky Makassar
I.
TUJUAN
DAN MANFAAT MATA KULIAH
Setelah mengikuti mata
kuliah ini mahasiswa diharapkan memiliki kemampuan atau penguasaan tentang: Pertolongan kegawatdaruratan
maternal dan neonatal dengan menggunakan teknologi tepat guna; Konsep
kagawatdaruratan maternal dan neonatal; Prinsip penanganan kegawatdaruratan
maternal neonatal; Kondisi maternal neonatal yang beresiko yang
kegawatdaruratan; Asuhan kebidanan pada kasus kegawatdaruratan maternal dan
neonatal sesuai prosedur dan kewenangan; serta Pendokumentasian asuhan
kebidanan pada kasus kegawatdaruratan maternal dan neonatal.
Penguasaan
konsep kagawatdaruratan maternal dan neonatal sangat wajib diketahui oleh
mahasiswa DIII Kebidanan, untuk dapat memahami dan mengaplikasikan teori dan
konsep yang diperoleh dari kuliah pada tatanan klinik dengan melakukan asuhan
kebidanan langsung kegawatdaruratan maternal dan neonatal yang didasari oleh
pengetahuan, sikap dan keterampilan.
II.
DESKRIPSI
MATA KULIAH
Mata kuliah ini membahas tentang
: Pertolongan kegawatdaruratan maternal dan neonatal dengan menggunakan
teknologi tepat guna ; Konsep kagawatdaruratan maternal dan neonatal; Prinsip
penanganan kegawatdaruratan maternal neonatal; Kondisi maternal neonatal yang
beresiko yang kegawatdaruratan; Asuhan kebidanan pada kasus kegawatdaruratan
maternal dan neonatal sesuai prosedur dan kewenangan; serta Pendokumentasian
asuhan kebidanan pada kasus kegawatdaruratan maternal dan neonatal.
III.
SKEMA
HUBUNGAN ANTAR POKOK BAHASAN
![]() |
IV.
KOMPETENSI
DASAR DAN TUJUAN PEMBELAJARAN
Melalui penjelasan
dalam LCD/Slide dan kajian bahan ajar, tanya jawab, diskusi, penugasan dan
menggunakan daftar tilik dalam menjelaskan prosedur pelaksanaan tindakan dalam
praktik selama KBM mahasiswa diharapkan menguasai/mampu:
|
No
|
Kompetensi Dasar
|
No
|
Indikator/Tujuan Pembelajaran
|
|
4.2.1
|
Menjelaskan
pertolongan kegawatdaruratan maternal dan neonatal dengan menggunakan
teknologi tepat guna
|
4.2.1.1
|
Mengetahui
apa yang dimaksud dengan teknologi tepat guna
|
|
4.2.1.2
|
Menyebutkan
ciri-ciri teknologi tepat guna dalam kebidanan
|
||
|
4.2.1.3
|
Mengetahui
pertolongan kegawatdaruratan maternal dan neonatal dengan menggunakan
teknologi tepat guna
|
||
|
4.2.2
|
Menjelaskan
konsep kegawatdaruratan maternal dan neonatal
|
4.2.2.1
|
Mengetahui pengertian
kegawatdaruratan maternal dan neonatal
|
|
4.2.2.2
|
Mengetahui jenis-jenis
kegawatdaruratan maternal dan neonatal
|
||
|
4.2.3
|
Menjelaskan
prinsip penanganan kegawatdaruratan maternal dan neonatal
|
4.2.3.1
|
Mengetahui definisi dari
penanganan kegawatdaruratan maternal dan neonatal
|
|
4.2.3.2
|
Mengetahui penanganan umum pada
kondisi kegawatdaruratan maternal dan neonatal
|
||
|
4.2.3.3
|
Melakukan tahap-tahap
pencegahan infeksi
|
||
|
4.2.3.4
|
Menjelaskan tentang transfusi
darah dan infus cairan
|
||
|
4.2.3.5
|
Menjelaskan tentang anestesia
dan analgesia
|
||
|
4.2.3.6
|
Mengetahui tentang perawatan
koperatif
|
||
|
4.2.3.7
|
Mengetahui tentang terapi
antibiotika
|
||
|
4.2.4
|
Menjelaskan
kondisi maternal dan neonatal yang beresiko kegawatdaruratan
|
4.2.4.1
|
Mengetahui tentang syok kegawatdaruratan
maternal dan neonatal
|
|
4.2.4.2
|
Mengetahui tentang perdarahan
pada kehamilan muda
|
||
|
4.2.4.3
|
Mengetahui tentang perdarahan
pada kehamilan lanjut dan persalinan
|
||
|
4.2.4.4
|
Mengetahui
tentang perdarahan pascapersalinan
|
||
|
4.2.4.5
|
Mengetahui tentang nyeri
kepala, gangguan penglihatan, kejang dan/atau koma, tekanan darah tinggi
|
||
|
4.2.4.6
|
Mengetahui tentang persalinan
lama
|
||
|
4.2.4.7
|
Mengetahui tentang
malpresentasi dan malposisi
|
||
|
4.2.4.8
|
Mengetahui tentang distosia
bahu
|
||
|
4.2.4.9
|
Mengetahui tentang persalinan
dengan distensi uterus
|
||
|
4.2.4.10
|
Mengetahui tentang kehamilan
dan persalinan dengan parut uterus
|
||
|
4.2.4.11
|
Mengetahui tentang gawat janin
dalam persalinan
|
||
|
4.2.4.12
|
Mengetahui tentang prolapsus
tali pusat
|
||
|
4.2.4.13
|
Mengetahui tentang demam dalam
kehamilan
|
||
|
4.2.4.14
|
Mengetahui tentang nyeri perut
pada kehamilan muda
|
||
|
4.2.4.15
|
Mengetahui tentang nyeri perut
pada kehamilan lanjut dan pascapersalinan
|
||
|
4.2.4.16
|
Mengetahui tentang sukar
bernapas
|
||
|
4.2.4.17
|
Mengetahui tentang tanda-tanda
gerak janin tidak dirasakan
|
||
|
4.2.4.18
|
Mengetahui tentang ketuban
pecah dini
|
||
|
4.2.4.19
|
Mengetahui tentang asuhan bayi
baru lahir bermasalah
|
||
|
4.3.1
|
Menjelaskan
asuhan kebidanan pada kasus kegawatdaruratan maternal neonatal sesuai
prosedur dan kewenangan
|
4.3.1.1
|
Mengetahui
prinsip dasar asuhan kebidanan pada kasus maternal dan neonatal sesuai
prosedur dan kewenangan.
|
|
4.3.1.2
|
Melakukan penilaian awal pada
kasus kegawatdaruratan maternal dan neonatal sesuai prosedur dan kewenangan
|
||
|
4.3.1.3
|
Melakukan penilaian klinik
lengkap
|
||
|
4.3.1.4
|
Mengetahui prinsip umum
penanganan kasus kegawatdaruratan maternal dan neonatal
|
||
|
4.3.1.5
|
Menjelaskan dan mempraktekkan
cara penanganan kegawatdaruratan maternal dan neonatal
|
||
|
4.3.2
|
Menjelaskan
pendokumentasian asuhan kebidanan pada kasus kegawatdaruratan maternal dan
neonatal
|
4.3.2.1
|
Melaksanakan pendokumentasian
asuhan kebidanan pada kasus kegawatdaruratan maternal dan neonatal
|
V.
STRATEGI
PERKULIAHAN
Pelaksanaan perkuliahan
dilaksanakan dikelas dengan menggunakan metode ceramah, diskusi, dan pemberian
tugas. Praktikum dilaksanakan di laboratorium (baik dikampus maupun dilahan
praktek) dengan menggunakan metode simulasi, demonstrasi, role play dan bed side
teaching. Pada beberapa pertemuan tertentu dosen akan memberikan kuliah
singkat yang segera di susul dengan tanya jawab. Pada pertemuan-pertemuan berikutnya
para kelompok mahasiswa bergilir mempresentasikan ringkasan dari materi pokok
perkuliahan yang kemudian ditanggapi atau disempurnakan oleh mahasiswa kelompok
lain.
LCD/Slide merupakan
media pembelajaran yang digunakan. Pada situasi tertentu slide tersebut
diperbanyak/difotokopi untuk dibagi-bagikan kepada para mahasiswa sebagai hand-out.
VI.
BAHAN
BACAAN PERKULIAHAN
Buku
Utama
1.
Lisnawati, Lilis. 2012. Asuhan Kebidanan terkini Kegawatdaruratan
Maternal dan Neonatal. Tasikmalaya : Trans Info Media
2.
Maryunani, Anik, dkk. 2013. Asuhan Kegawatdaruratan Maternal &
Neonatal. Jakarta: Trans Info Medik
3.
Maryunani,
A, & Puspita, E. 2013. Asuhan
Kegawatdaruratan Maternal dan Neonatal. Jakarta: TIM
4.
Saifuddin, Abdul Bari. 2006.Buku Acuan Nasional Pelayanan Kesehatan
Maternal
dan Neonatal. Jakarta: YBP-SP.
Buku
Anjuran
1.
Prawirohardjo, Sarwono. 2009. Ilmu Kebidanan. Jakarta: Bina Pustaka
Sarwono Prawirohardjo
2.
Winkjosastro hanifa. Ilmu Kedokteran kebidanan. 2009.Jakarta
: PT.Bina Pustaka Sarwono Prawroharjo
VII.
TUGAS
1. Mahasiswa
harus mengikuti kuliah minimal 80% dari jumlah perkuliahan yang direncanakan.
2. Setiap
bacaan untuk setiap materi pokok perkuliahan harus dibaca oleh mahasiswa
sebelum mengikuti kuliah.
3. Setiap
selesai penjelasan materi mahasiswa mampu mengerjakan soal kuis sesuai dengan
materi yang telah dijelaskan.
4. Secara
kelompok mahasiswa ditugaskan membuat rangkuman dari materi pokok tertentu
untuk didiskusikan di kelas.
5. Mahasiswa
di harapkan mampu mempraktekkan cara menangani kasus kegawatdaruratan maternal
dan neonatal.
6. Evaluasi
tengah semester setelah perkuliahan ke-9 selesai dan evaluasi diakhir semester
diadakan sesuai jadwal yang dikeluarkan oleh institusi.
VIII.
PENILAIAN
Kriteria penilaian yang
digunakan adalah sebagai berikut :
A. Aspek
dan Bobot yang dinilai
1. Rangkuman
materi dan media kreatif :
15%
2. Nilai
kuis :
20%
3. Ketepatan
dan kualitas penyelesaian tugas :
15%
4. Keaktifan
dan kualitas partisipasi dalam diskusi :
10%
5. Ujian
tengah semester :
20%
6. Ujian
akhir semester :
20%
B. Kriteria
Penilaian
Skor yang diperoleh mahasiswa dari semua aspek
penilaian di atas di konversi masuk ke dalam kategori berikut :
|
Nilai huruf
|
Nilai angka
|
Penguasaan materi
|
|
A
|
4
|
91-100%
|
|
B
|
3
|
75-90%
|
|
C
|
2
|
61-75%
|
|
D
|
1
|
51-60%
|
|
E
|
0
|
≤ 50%
|
IX.
JADWAL
PERKULIAHAN
Bagian ini memuat
uraian tentang : jadwal perkuliahan, materi pokok, dan kegiatan yang
direncanakan, serta tugas yang harus diselesaikan dengan batas waktu penyerahan
hasil tugas yang secara rinci dijabarkan dalam tabel berikut.
|
Pertemuan
|
Kompetensi
Dasar/Indikator
|
Kegiatan
Pembelajaran
|
|
I
|
Perkenalan
dan penjelasan kontrak belajar
|
Perkenalan
(Bina akrab dengan mahasiswa) penjelasan kontrak kuliah
|
|
II
|
4.2.1
Pertolongan
kegawatdaruratan maternal dan neonatal dengan menggunakan teknologi tepat
guna
4.2.1.1 Mengetahui apa yang dimaksud
dengan teknologi tepat guna
4.2.1.2 Menyebutkan ciri-ciri teknologi
tepat guna dalam kebidanan
4.2.1.3 Mengetahui pertolongan
kegawatdaruratan maternal dan neonatal dengan menggunakan teknologi tepat
guna
|
1. Penyajian kuliah singkat
2. Tanya jawab
3. Pemberian soal kuis
(Pencapaian
TP 1 - 5)
|
|
III
|
4.2.2
Konsep kegawatdaruratan maternal dan neonatal
4.2.2.1 Pengertian kegawatdaruratan maternal dan
neonatal
4.2.2.2 Jenis-jenis kegawatdaruratan maternal
dan neonatal
|
1. Penyajian kuliah singkat
2. Tanya jawab
3. Pemberian soal kuis
(Pencapaian
TP 6 - 10)
|
|
VI-V
|
4.2.3 Prinsip penanganan kegawatdaruratan maternal
dan neonatal
4.2.3.1 Definisi dari penanganan kegawatdaruratan
maternal dan neonatal
4.2.3.2 Penanganan umum pada kondisi
kegawatdaruratan maternal dan neonatal
4.2.3.3 Tahap-tahap pencegahan infeksi
4.2.3.4 Transfusi darah dan infus cairan
4.2.3.5 Anestesia dan analgesia
4.2.3.6 Perawatan koperatif
4.2.3.7 Terapi antibiotika
|
1. Penyajian kuliah singkat
2. Penyajian materi singkat secara
individu dalam kelompok secara bergilir
3. Berdiskusi sesuai materi yang
disajikan kelompok
4. Tanya jawab
5. Pemberian soal kuis
6. Demonstrasi penanganan umum
pada kondisi kegawatdaruratan maternal dan neonatal
7. Praktik secara individu penanganan
umum pada kondisi kegawatdaruratan maternal dan neonatal
(Pencapaian
TP 11 - 20)
|
|
VI-IX
|
4.2.4
Kondisi maternal dan neonatal yang beresiko kegawatdaruratan
4.2.4.1 Syok kegawatdaruratan maternal dan
neonatal
4.2.4.2 Perdarahan pada kehamilan muda
4.2.4.3 Perdarahan pada kehamilan lanjut dan
persalinan
4.2.4.4 Perdarahan pascapersalinan
4.2.4.5 Nyeri kepala, gangguan penglihatan,
kejang dan/atau koma, tekanan darah tinggi
4.2.4.6 Persalinan lama
4.2.4.7 Malpresentasi dan malposisi
4.2.4.8 Distosia bahu
4.2.4.9 Persalinan dengan distensi uterus
4.2.4.10 Kehamilan dan persalinan dengan parut
uterus
4.2.4.11 Gawat janin dalam persalinan
4.2.4.12 Prolapsus tali pusat
4.2.4.13 Demam dalam kehamilan
4.2.4.14 Nyeri perut pada kehamilan muda
4.2.4.15 Nyeri perut pada kehamilan lanjut dan
pascapersalinan
4.2.4.16 Sukar bernapas
4.2.4.17 Tanda-tanda gerak janin tidak dirasakan
4.2.4.18 Ketuban pecah dini
4.2.4.19 Asuhan bayi baru lahir bermasalah
|
1. Penyajian materi secara
individu dalam kelompok secara bergilir
2. Berdiskusi sesuai materi yang
disajikan kelompok Tanya jawab
3. Praktik asuhan kegawatdaruratan
maternal dan neonatal dengan masalah yang lazim terjadi
(Pencapaian
TP 21 - 50)
|
|
Ujian Tengah
Semester
|
||
|
XI - XIV
|
4.3.1
Menjelaskan asuhan kebidanan pada kasus kegawatdaruratan maternal neonatal
sesuai prosedur dan kewenangan
4.3.1.1 Prinsip dasar asuhan kebidanan pada kasus
maternal dan neonatal sesuai prosedur dan kewenangan.
4.3.1.2 Melakukan penilaian awal pada kasus
kegawatdaruratan maternal dan neonatal sesuai prosedur dan kewenangan
4.3.1.3 Melakukan penilaian klinik lengkap
4.3.1.4 Prinsip umum penanganan kasus
kegawatdaruratan maternal dan neonatal
4.3.1.5 Praktekkan cara penanganan
kegawatdaruratan maternal dan neonatal
|
1. Penyajian kuliah singkat.
2. Menjawab soal kuis
3. Demonstrasi praktik cara
penanganan kegawatdaruratan maternal dan neonatal
4. Praktik secara individu cara
penanganan kegawatdaruratan maternal dan neonatal
(Pencapaian
51 - 70)
|
|
XV
|
4.3.2
Pendokumentasian
asuhan kebidanan pada kasus kegawatdaruratan maternal dan neonatal
4.3.2.1 Pendokumentasian asuhan kebidanan pada
kasus kegawatdaruratan maternal dan neonatal
|
1. Penyajian kuliah singkat
2. Menjawab soal kuis
3. Praktik melakukan
pendokumentasian asuhan kegawatdaruratan maternal dan neonatal
(Pencapaian
TP 71 – 90)
|
|
Ujian Akhir
Semester
|
||

Tidak ada komentar:
Posting Komentar